Hingga September 2026, tercatat sebanyak 148.000 liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menyasar sedikitnya 1.125 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.375 jiwa di berbagai wilayah Kabupaten Melawi.
Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, menyampaikan bahwa distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membantu masyarakat menghadapi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Menurutnya, pendistribusian dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air.
“Untuk penyaluran air bersih selama musim kemarau sampai September ini, total sudah 148.000 liter. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di sejumlah desa dan kawasan permukiman,” ujar Bambang, Jumat 18 September 2026.
Dari data distribusi Perumdam Tirta Melawi, kawasan Kompleks Griya Selama Indah menjadi salah satu lokasi dengan frekuensi distribusi paling tinggi.
Di kawasan tersebut, Perumdam telah menyalurkan air sebanyak 20 kali dengan total 80.000 liter.
Sementara itu, Desa Kelakik mendapatkan distribusi sebanyak lima kali dengan total 20.000 liter.
Distribusi juga dilakukan ke sejumlah wilayah lainnya, yakni:
- Desa Tanjung Tengang: 3 kali, total 12.000 liter.
- Desa Sungai Raya: 2 kali, total 8.000 liter.
- Desa Kebebu: 2 kali, total 8.000 liter.
- Desa Baru: 1 kali, total 4.000 liter.
- Desa Sidomulyo: 1 kali, total 4.000 liter.
- Desa Tanjung Lay: 1 kali, total 4.000 liter.
- Kompleks Gang PEE Desa Paal: 1 kali, total 4.000 liter.
- Desa Tembawang Panjang: 1 kali, total 4.000 liter.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, kami berupaya untuk membantu sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada,” pungkasnya.

Kolom Komentar Pembaca