Senin, 21 September 2026 • WIB (Waktu Indonesia Barat) Info Cuaca Kalbar 🌤️ Pontianak 31°C
Hotline Redaksi: +62812-5466-1818
BERITA TERKINI
TERKINI Memuat Indeks Berita Terhangat KATALISTIWA ONLINE... • INFO Selamat Datang di Portal Berita Resmi KATALISTIWA ONLINE - Aktual, Lugas, dan Terpercaya.

Tim Kuasa Hukum Dadi Sunarya Kawal Laporan di Polda Kalbar, Tegaskan Laporan Bersifat Personal

3 menit baca 3.420 tayang
Foto Liputan
Tim Kuasa Hukum Dadi Sunarya Kawal Laporan di Polda Kalbar, Tegaskan Laporan Bersifat Personal (Foto: Dok. Redaksi Katalistiwa)
katalistiwa.online, melawi - Tim kuasa hukum H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menegaskan pihaknya akan terus mengawal laporan kliennya di Polda Kalimantan Barat. Laporan tersebut, menurut kuasa hukum Khairul Atma, bersifat personal, bukan atas nama jabatan maupun instansi. “Yang telah dicabut di Mahkamah Konstitusi itu adalah laporan atas nama instansi, bukan secara personal. Sekarang, kami melaporkan Stevanus Febyan Babaro secara pribadi karena Dadi juga manusia. Silakan kritik jabatannya sebagai Bupati, tapi jangan serang pribadinya,” tegas Khairul Atma, Selasa 26 Agustus 2025. Ia menyampaikan, laporan yang dibuat di Polda Kalbar adalah bentuk upaya hukum pribadi Dadi Sunarya sebagai warga negara yang memiliki hak yang sama di mata hukum. “Laporan ini murni sebagai pribadi H. Dadi Sunarya, bukan atas kapasitasnya sebagai Bupati Melawi. Kami akan mengawal laporan ini sampai tuntas,” lanjutnya. Pihaknya juga berharap, aparat kepolisian dapat bekerja secara profesional, terbuka, dan transparan dalam menangani laporan tersebut. “Kami meminta agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku dan masyarakat bisa melihat transparansi penanganan perkara ini,” tegas Khairul Atma. Lebih jauh, Khairul mengungkapkan bahwa sebelumnya Stevanus Febyan juga pernah melaporkan Dadi Sunarya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak hanya itu, Stevanus disebut membuat postingan di media sosial dengan memanfaatkan teknologi AI, menampilkan wajah yang mirip Bupati Melawi dengan tulisan “The King of Corruption.” “Dengan postingan itu, klien kami merasa diolok-olok padahal tidak ada bukti. Bukan hanya Dadi Sunarya yang merasa tersinggung, tetapi keluarganya pun merasa dilecehkan,” tambah Khairul. "Pihak kuasa hukum memastikan akan terus mendampingi Dadi Sunarya hingga proses hukum selesai, agar kasus ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus pelajaran bagi semua pihak," pungkasnya.
Pedoman Pemberitaan Media Siber & Hak Jawab

Portal Berita Katalistiwa berkomitmen menyajikan informasi akurat, berimbang, dan terverifikasi. Apabila terdapat kekeliruan fakta atau sanggahan atas pemberitaan ini, silakan sampaikan melalui redaksi resmi kami untuk segera ditindaklanjuti sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Liputan & Jurnalis: REDAKSI Katalistiwa

Wartawan resmi KATALISTIWA ONLINE. Meliput dan menyajikan fakta langsung dari lapangan dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kolom Komentar Pembaca