Senin, 21 September 2026 • WIB (Waktu Indonesia Barat) Info Cuaca Kalbar 🌤️ Pontianak 31°C
Hotline Redaksi: +62812-5466-1818
BERITA TERKINI
TERKINI Memuat Indeks Berita Terhangat KATALISTIWA ONLINE... • INFO Selamat Datang di Portal Berita Resmi KATALISTIWA ONLINE - Aktual, Lugas, dan Terpercaya.

Tingkatkan Literasi Media, SMSI Dipercaya Menilai Karya Jurnalistik Siswa SMAN 2 Nanga Pinoh

3 menit baca 3.420 tayang
Foto Liputan
Tingkatkan Literasi Media, SMSI Dipercaya Menilai Karya Jurnalistik Siswa SMAN 2 Nanga Pinoh (Foto: Dok. Redaksi Katalistiwa)

 


katalistiwa.online, melawi - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Melawi dipercaya menjadi juri dalam Lomba Reportase Jurnalistik yang diselenggarakan SMA Negeri 2 Nanga Pinoh dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan insan pers dalam mendukung penguatan literasi media, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis di kalangan pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, tiga pengurus SMSI Melawi dipercaya menjadi juri, yakni Dewan Penasihat, Ketua, dan Sekretaris SMSI Melawi. Mereka bertugas menilai karya jurnalistik siswa berdasarkan aspek yang relevan dengan kemampuan reportase dan penyajian informasi.

Ketua SMSI Melawi, Syarif Nurul Hidayatullah, menyampaikan bahwa kegiatan jurnalistik di lingkungan sekolah merupakan langkah positif yang perlu terus didorong. Menurutnya, pemahaman mengenai dunia jurnalistik penting dikenalkan kepada siswa sejak bangku sekolah.

Ia menilai, para pelajar setidaknya perlu memahami dasar-dasar jurnalistik, mulai dari cara mencari informasi, melakukan wawancara, menulis berita berdasarkan fakta, hingga menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

“Kegiatan seperti ini sangat kita harapkan. Siswa-siswi perlu mengenal dunia jurnalistik sejak dini, minimal memahami dasar-dasar penulisan berita yang baik dan benar,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan jurnalistik tidak hanya bermanfaat bagi siswa yang ingin menekuni profesi wartawan pada masa mendatang. Kemampuan tersebut juga membantu pelajar mengembangkan pola pikir kritis, membedakan fakta dan opini, serta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial dan berbagai platform digital, pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik menjadi semakin penting. Pelajar perlu dibekali kemampuan untuk memeriksa kebenaran informasi agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan berita yang belum terverifikasi.

SMSI Melawi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi media di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Nanga Pinoh, Jidan, melalui kegiatan Bulan Bahasa 2026 mengangkat tema “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat”.

Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah Lomba Reportase Jurnalistik. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menulis berita, melakukan wawancara, serta menyajikan informasi melalui media audiovisual.

Dalam latar belakang pelaksanaan kegiatan, pihak sekolah menekankan pentingnya melatih kemampuan literasi, berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan berkomunikasi secara bertanggung jawab sejak bangku sekolah.

Lomba reportase jurnalistik diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih aktif menggali informasi, mengolah fakta, menyusun berita, serta menyampaikan hasil liputan secara menarik dan mudah dipahami.

Selain mengasah keterampilan menulis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal proses kerja jurnalistik secara lebih dekat, termasuk pentingnya akurasi informasi dan tanggung jawab dalam menyampaikan berita kepada publik.

Melalui rangkaian kegiatan Bulan Bahasa 2026, SMA Negeri 2 Nanga Pinoh berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan bahasa serta menyampaikan informasi.

Keterlibatan SMSI Melawi dalam lomba reportase jurnalistik tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan insan pers.

Kolaborasi ini penting agar pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi di era digital, tetapi juga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, berimbang, dan berlandaskan fakta.

Dengan memahami dasar-dasar jurnalistik, siswa diharapkan semakin terampil mengomunikasikan gagasan, mengembangkan budaya membaca dan menulis, serta memiliki kesadaran untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Upaya menanamkan literasi media sejak sekolah menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas menghadapi perkembangan teknologi informasi sekaligus mampu menjaga martabat bahasa Indonesia.


Pedoman Pemberitaan Media Siber & Hak Jawab

Portal Berita Katalistiwa berkomitmen menyajikan informasi akurat, berimbang, dan terverifikasi. Apabila terdapat kekeliruan fakta atau sanggahan atas pemberitaan ini, silakan sampaikan melalui redaksi resmi kami untuk segera ditindaklanjuti sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Liputan & Jurnalis: Redaksi Katalistiwa

Wartawan resmi KATALISTIWA ONLINE. Meliput dan menyajikan fakta langsung dari lapangan dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kolom Komentar Pembaca